Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Selasa, 30 September 2014                                

Pw. St. Hieronimus                                            Ayub 3:1-3.11-17.20-23;   

Mazmur 88:2-3.4-5.6.7-8;

Lukas 9:51-56

 

 

PERGI KE YANG LAIN

Akan tetapi Ia berpaling dan menegor mereka.” (Lukas 9:55)

 

Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke sorga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem.  Ia mengirim beberapa utusan mendahului-Nya.  Mereka pergi dan masuk ke desa orang Samaria untuk menyiapkan segala sesuatu bagi Yesus.  Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima-Nya.  Hal itu disebabkan karena perjalanan Yesus menuju Yerusalem.  Yakobus dan Yohanes, dua orang murid Yesus yang ikut bersama-Nya, melihat hal itu.  Mereka pun bertanya kepada-Nya, apakah Yesus mau agar mereka menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan orang-orang itu. Yesus berpaling dan menegor mereka.  Lalu mereka pun pergi ke desa yang lain.

Teman-teman, mari belajar dari sikap Yesus hari ini.  Meskipun Ia ditolak oleh orang-orang Samaria, Ia tidak marah kepada mereka.  Bahkan Yesus melarang Yakobus dan Yohanes untuk melakukan pembalasan terhadap orang-orang Samaria itu.  Yang dilakukan Yesus justru diam dan pergi ke desa yang lain.  Bila kita ditolak, janganlah kita menjadi marah dan membalas perlakuan orang itu.  Lebih baik kita diam, dan pergi kepada mereka yang mau menerima kita. (AJ)

 

Doa (†) :

Tuhan Yesus, bila kami ditolak, ajarkan kami diam dan pergi kepada yang lain yang mau menerima kehadiran kami. Amin.