Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

BIA Choretta Wil 19 Acara Outdoor (4 Mar 2017)

 

 


 

Pada hari Sabtu pagi tanggal 4 Maret 2017 pukul 7.30 sampai dengan 09.00, Bina Iman Anak Choretta, yang merupakan gabungan dari 3 lingkungan di wilayah 19 yaitu Bunda Teresa (Icon Eastern Cosmo), Santo Nicholas (Icon Western Cosmo), Santa Koleta (Avani), menyelenggarakan Pertemuan BIA secara Outdoor di lapangan rumput futsal di salah satu cluster The Avani yaitu Lavanya.

Acara BIA kali ini diselenggarakan oleh para ayah dengan maksud agar kewajiban membina iman anak bukan hanya terletak di pundak para ibu, namun juga kewajiban para ayah, dan juga agar anak menjadi semakin dekat dengan ayahnya.

Puji Tuhan di masa penghujan ini pada pagi itu kami diberikan cuaca yang sangat cerah. Warga dari ke-3 lingkungan cukup antusias hadir dengan jumlah peserta total 34 orang, termasuk di dalamnya jumlah anak-anak yang hadir 17 orang. Dari yang termuda usia bayi hingga yang menginjak sekolah dasar. Bahkan terlihat beberapa wajah-wajah baru beserta ayah ibunya yang sebelumnya tidak pernah hadir BIA menyempatkan diri ikut memeriahkan acara.

Acara di awali dengan Ice Breaking dengan cara menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Allah disertai gerak tubuh. Berdoa dengan cara bermain dan berolahraga memang menjadi semangat kegiatan BIA outdoor kali ini.

Selanjutnya diikuti oleh games sepak bola namun dengan mata tertutup scarf oleh para ayah. Karena dilakukan dengan mata tertutup maka letak bola dan arah gawang lawan menjadi sulit ditebak. Oleh karena itu anak-anak dari pinggir lapangan harus memandu para ayahnya masing-masing dengan cara berteriak : kiri, kanan, maju, mundur, dan tendang. Begitu seterusnya. Para ayah harus mendengarkan dengan seksama agar mampu mengenali suara anaknya. Maklum suara menjadi riuh rendah karena semua anak berteriak pada saat yang bersamaan.

Pada games berikutnya dilakukan hal yang sama, yaitu sepak bola dengan mata tertutup namun dilakukan oleh para ibu dengan tujuan agar para ibu dapat merasakan kesulitan yang sama dengan para ayah tadi. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menggandeng tangan para ibu agar mengetahui letak bola yang harus ditendang. Permainan berakhir dengan gol bunuh diri.

Games yang terakhir adalah memindahkan 8 buah kelereng di dalam mangkok dari satu tempat ke tempat lainnya oleh anak-anak menggunakan sendok bakso, namun anak-anak tersebut dalam melakukannya harus digendong oleh para ayah. Boleh digendong depan atau belakang. Siapa yang paling cepat memindahkan ke-8 kelereng tersebut tanpa terjatuh adalah pemenangnya. Kegiatan ini cukup menguras fisik bagi beberapa ayah terutama yang menggendong anak dengan berat di atas 25 kg (tentu saja dengan total 8 kali bolak-balik lapangan).

Tujuan dari keseluruhan games yang dilakukan di atas sesuai dengan tema pendalaman iman masa Pra Paskah pertemuan pertama, yaitu kisah tentang Yusuf dan para saudaranya. Diharapkan agar para orang tua lebih mengasihi semua anaknya tanpa pilih kasih dan anak-anak juga diberi kesempatan  memiliki peran aktif di dalam keluarga. (Wisnu-Cosmo)

 

  • IMG-20170304-WA0003
  • IMG-20170304-WA0012
  • IMG-20170304-WA0013
  • IMG-20170304-WA0014