Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Paskah Bersama BIA Choreta

 

 

       Dalam rangka merayakan hari Raya Paskah tahun ini, Bina Iman Anak (BIA) Choreta yang merupakan gabungan BIA lingkungan St. Nicholas, Bunda Teresa dan St Koleta (wilayah 19), mengadakan acara mencari telur paskah dan menghias telur paskah. Acara yang digagas oleh para pembina BIA ini diadakan pada pekan ke-2 setelah minggu Paskah yaitu tanggal 22 April 2017, yang bertempat di kediaman salah satu umat lingkungan Bunda Teresa (Cluster Cosmo – The Icon). Persiapaan  telah dilakukan sejak seminggu sebelum hari H. Dimulai dengan diskusi antar Pembina BIA untuk menentukan acara, waktu dan tempat, serta mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukaan. Pembagian tugas antar para pembina dilakukan dengan mudah, karena memang kegiatan BIA rutin diadakan setiap hari sabtu jam 09.00 WIB.

Pada pukul 08.30 WIB matahari bersinar cerah manyambut anak-anak BIA yang mulai berdatangan. Acara hari itu dimulai dengan ice breaking yang di pimpin oleh Kak Wisnu & Kak Ira, dilanjutkan dengan doa pembuka dan puji-pujian. Anak-anak terlihat ceria bernyanyi dan bergerak bersama. Tepat pukul 09.00 WIB acara mencari telur pun dimulai, anak-anak diajak pindah ke taman yang telah disiapkan oleh kakak Pembina, yang  terletak persis di sebelah rumah. Kak Wisnu yang bertugas memimpin acara membagi peserta BIA menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama adalah kelas besar yaitu anak-anak BIA usia SD. Sementara kelas BIA kecil adalah anak-anak yang usia balita & TK. Sebelum mencari telur dimulai, Kak Wisnu terlebih dahulu menyampaikan petunjuk di mana anak-anak bisa menemukan ke 70 telur paskah yang sebelumnya telah disembunyikan oleh kakak kakak pembina. BIA kelas besar kebagian mencari telur di bagian samping taman, sedangkan BIA kelas kecil akan mencari telur di bagian depan taman.

         Acara mencari telur pun berlangsung seru, anak-anak dengan semangat berlomba lomba mengumpulkan telur-telur tersebut, ada yang di bawah daun, di antara rumput, dan juga dibalik batu. Satu persatu anak-anak menemukan telur telur tersebut. Setelah waktu yang di tentukan berakhir yaitu kurang lebih 15 menit, Kak Wisnu memanggil anak-anak untuk kembali berkumpul dan menghitung jumlah telur yang telah didapat. Jumlah paling banyak yang berhasil di kumpulkan adalah 7 butir. Tiga orang anak yang berhasil mengumpulkan telur terbanyak berhak mendapatkan hadiah yang telah disiapkan. Pada akhir acara, anak-anak yang berhasil mengumpulkan telur diminta kerelaan nya untuk membagikan telur mereka kepada anak-anak yang tidak menemukan telur. Satu persatu telur pun dimasukan ke dalam kantong-kantong yang masih kosong, sehingga akhirnya semua anak kebagian telur. Disini anak-anak diajak untuk belajar berbagi dan murah hati kepada teman-temannya.

 

        Acara di lanjutkan dengan menghias telur paskah. Masing-masing anak dibagikan 1 buah telur rebus yang telah disiapkan oleh kakak pembina. Kak Ira yang kebagian tugas memimpin acara mulai membagikan bahan dan alat-alat yang akan digunakan untuk menghias telur-telur. Terdengar suara riang anak-anak saat menghias telur paskah saling bersahut-sahutan. Tidak ketinggalan orang tua yang mendampingi juga kebagian tugas untuk membantu anak-anaknya mempersiapkan keranjang untuk meletakkan telur yang sudah dihias. Saling kerjasama dan tawa riang di sana sini mewarnai keseluruhan acara hari itu.

Pada pukul 10.30 WIB, tidak terasa selesailah perayaan Paskah sederhana itu. Walaupun berlangsung singkat namun penuh kehangatan dan sukacita. Semua orang diajak untuk terlibat, mulai dari kakak pembina, adik-adik, maupun orangtua. Sebagai penutup acara hari itu, masing-masing anak pulang dengan membawa telur hias hasil karya mereka dan juga goodie bag yang telah disiapkan kakak pembina.

 

BIA Choreta akan terus mengadakan acara-acara serupa ini dalam kesempatan lainnya untuk membangun semangat anak-anak dalam berkomunitas sambil menanamkan dan memupuk iman katolik sedari kecil selain dari keluarga, untuk menghadapi tantangan jaman dalam era digital. (vivi)