Bina Iman Remaja
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017
  • Karya Kepausan Indonesia (KKI) adalah sebuah lembaga yang membantu tugas Bapak Paus yang secara struktural berada di bawah Kongregasi Suci Evangelisasi Bangsa-bangsa. Dalam menjalankan tugasnya, Karya Kepausan membawahi empat serikat, yaitu: Serikat Kepausan untuk Pengembangan Iman (The Pontifical Mission Society for The Propagation of Faith), Serikat Kepausan St. Petrus Rasul untuk Pengembangan Panggilan (The Pontifical Mission Society of St. Peter the Apostle), Serikat Kepausan Persekutuan Misioner para biarawan-biarawati dan Awam (The Pontifical Missionary Union) dan Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner – Sekami (The Pontifical Society of the Holy Childhood).
  • Serikat Kepausan Anak/Remaja Misioner – Sekami
    Didirikan oleh Mgr. Charles de Forbin Janson pada tahun 1843, yang pada awalnya disebut Holy Childhood. Beliau adalah seorang Uskup Nancy di Perancis. Ia mendirikan Sekami karena merasa sangat prihatin dengan keadaan anak-anak di seluruh dunia pada waktu itu terutama di Cina yang saat itu banyak anak-anak menderita secara rohani dan jasmani. Situasi politik dan sosial ekonomi serta perang saudara melanda negeri itu sehingga banyak anak menderita kelaparan, dipaksa untuk bekerja, bahkan mengemis. Banyak yang meninggal tanpa mengenal Tuhan. Mgr. Charles merasa terharu dan prihatin dengan keadaan itu, lalu dia berdoa kepada Tuhan agar anak-anak tersebut bisa dibebaskan dari penderitaan dan diselamatkan. Ia disadarkan Tuhan bahwa anak-anak bukan sebagai objek dari kabar gembira tetapi mereka juga adalah subjek, mereka mampu menjadi rasul-rasul kecil, sahabat-sahabat Yesus dan pembawa Yesus kepada sesama teman. Anak-anak juga sangat tulus dalam menolong temannya yang jauh lebih menderita, mereka mampu melakukannya. 
    Tujuan utama dari Holy Childhood adalah menjadikan anak-anak sahabat Yesus yang berani memperkenalkan Yesus kepada teman-teman yang lain nya dan membawa teman-teman baru pada Yesus. Dengan semangat setia kawan mereka dituntun untuk rela menolong sesama yang lain. Jadi mereka adalah rasul-rasul cilik, misionaris-misionaris kecil. Tanggal 3 Mei 1922 Holy Childhood yang pada awalnya hanya berkembang di Perancis dan sekitar Eropa, mendapat status kepausan menjadi Serikat Kepausan Anak/Remaja Misioner (Sekami) dan berpusat di Roma. Dengan demikian serikat ini menjadi milik Gereja semesta dengan bimbingan langsung dari Bapak Paus di Roma.
    Di Indonesia Sekami telah berkembang sejak tahun 1970-an, mulanya bernama Sekar (Serikat Kepausan Anak dan Remaja). Tetapi sejak Lokakarya Nasional KKI di Denpasar pada tahun 1996 para wakil dari seluruh Keuskupan bersama pimpinan KKI telah sepakat untuk mengubah nama Sekar menjadi Sekami (Serikat Kepausan Anak dan remaja Misioner). Tambahan kata ”Misioner” dirasa perlu agar anak dan remaja lebih menyadari ‘peran dan perutusan misioner’ mereka. 
    Dalam lingkup Keuskupan Agung Jakarta, Sekami memakai nama Bina Iman Remaja ( BIR )
  • Bina Iman Remaja (BIR) Paroki St. Monika diharapkan dapat menjadi wadah untuk membentuk kepribadian & pendewasaan iman para remaja dengan semboyan Children Helping Children dan menghayati semangat/komitmen 2D2K (Doa, Derma, Kurban, Kesaksian)